Hikayat Seribu Satu Malam
Prolog:
Kisah Raja Syahrayar dan Syahrazad, Puteri Wazirnya}
Diceritakan -
tetapi Tuhanlah yang paling mengetahui dan melihat apa yang tersembunyi dalam
sejarah masyarakat dan masa yang telah lewat - bahwa dahulu kala, pada masa
pemerintahan dinasti Sasaniah, di jazirah India dan Indocina, hiduplah dua
orang raja bersaudara. Yang lebih tua bernama Syahrayar, dan yang lebih muda
bernama Syahzaman. Syahrayar adalah seorang kesatria bermartabat tinggi dan
seorang pahlawan yang berani, tak terkalahkan, penuh semangat, dan keras
kepala. Kekuasaannya mencapai seluruh negeri itu dan penduduknya, sehingga
negeri itu setia kepadanya, dan rakyat mematuhinya. Syahrayar sendiri hidup dan
memerintah India dan
Indocina, sementara adiknya diberinya tanah Samarkand untuk dikuasainya.
Sepuluh tahun
berlalu, ketika suatu hari Syahrayar yang merasa rindu pada adiknya, memanggil
wazirnya (yang memiliki dua orang puteri, yang satu bernama Syahrazad, dan
satunya lagi Dinazard) dan menyuruhnya pergi menemui adiknya. Setelah
mengadakan persiapan-persiapan, wazir itu melakukan perjalanan siang dan malam
sampai dia tiba di Samarkand.
Ketika Syahzaman mendengar kedatangan sang wazir, dia keluar bersama para
pelayan untuk menemuinya. Dia turun dari kuda, memeluknya, dan menanyakan kabar
dari kakaknya, Syahrayar. Wazir itu menjawab bahwa Syaharayar baik-baik saja,
dan bahwa dia mengirimnya untuk meminta Syahzaman mengunjunginya. Syahzaman
memenuhi permintaan kakaknya, lalu mulai mengadakan persiapan-persiapan bagi
perjalanan untuk mengunjungi kakaknya itu. Sementara itu, dia menyediakan kemah
bagi wazir itu di pinggir kota,
dan memenuhi semua keperluannya. Dia memberikan kepadanya makanan yang
diinginkannya, menyembelih banyak kambing untuk menghormatinya, dan menyediakan
banyak uang serta barang-barang keperluan lainnya, juga banyak kuda dan unta.
bagus sekali pak materinya!!
BalasHapustrims komennya, punya kamu psti lebih bagus
Hapus